FAQ


NO

QUESTIONS

ANSWERS

I.

TENTANG LSP PERBANKAN:

 

1.

Siapa pendiri LSP Perbankan

Pendiri LSPPerbankan adalah Asosiasi Profesi Perbankan (Ikatan Bankir Indonesia – IBI) dan Asosiasi Industri Perbankan (Perhimpunan Bank Nasional – PERBANAS)

2.

Apa itu IBI

IBI adalah asosiasi profesi perbankan yang beranggotakan Bankir Indonesia, termasuk mewadahi asosiasi profesi Bankir Spesialis antara lain; Ikatan Audit Intern Bank – IAIB, Certified Wealth Management Association – CWMA, Treasury – ACII Forexindo, Banker Association For Risk Management – BARa)  

3.

Apa itu PERBANAS

PERBANAS adalah asosiasi industry yang beranggotakan perbankan di Indonesia, baik Bank Milik Pemerintah – HIMBARA, Bank Milik Swasta, Bank Milik Asing, Bank Milik Campuran, serta mewadahi; Asosiasi Bank Daerah (ASBANDA), Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISHINDO), Asosiasi Bank Perkreditan Rakyat (PERBARINDO)

4.

Apakah LSP Perbankan diakui oleh Bank Indonesia

Dalam melakukan sertifikasi, LSP Perbankan telah mendapatkan rekomendasi dan telah diakui oleh Bank Indonesia, sesuai surat Bank Indonesia No12/213/DPNP/IDPnP tanggal 5 April 2010 dan diperbaharui dengan surat No.13/66/DPNP/IDPnP tanggal 14 Februari 2011.

5.

Apakah LSP Perbankan diakui oleh regulator sertifikasi, dalam hal ini Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)

Dalam melakukan sertifikasi, LSP Perbankan telah mendapatkan lisensi dari BNSP untuk melakukan sertifikasi profesi Perbankan. Saat ini LSP Perbankan telah mendapatkan lisensi untuk 4 Bidang Kompetensi Profesi Perbankan, yaitu; Bidang Audit Intern Bank, Bidang Treasury Dealer-Settlement-Money Broker, Bidang Wealth Management dan Bidang Manajemen Risiko Perbankan.

6.

Lembaga mana yang telah mengakui sertifikasi LSP Perbankan

Sertifikasi yang dilakukan oleh LSP Perbankan telah diakui oleh Bank Indonesia sebagai regulator teknis/industry, BNSP sebagai regulator sertifikasi, IBI sebagai Asosiasi Profesi Bankir Indonesia dan PERBANAS sebagai Asosiasi Industri Perbankan

7.

Apakah Sertifikat yang dikeluarkan oleh LSP Perbankan diakui di luar negeri

Sementara ini LSP Perbankan sedang mengembangkan kerjasama dengan Lembaga Sertifikasi / Bank di Luar Negeri untuk mendapatkan pengakuan sertifikasi yang diselenggarakan oleh LSP Perbankan oleh Lembaga Sertifikasi / Bank Luar Negeri

8.

LSP Perbankan melakukan sertifikasi Bidang apa saja

Saat ini LSP Perbankan telah mendapatkan lisensi untuk 4 Bidang Kompetensi Profesi Perbankan, yaitu; Bidang Audit Intern Bank, Bidang Treasury Dealer-Settlement-Money Broker, Bidang Wealth Management dan Bidang Manajemen Risiko Perbankan.

II.

TENTANG PENDAFTARAN UJI:

 

1.

Apakah LSP Perbankan mempunyai jadual uji dan bisa dilihat dimana

Jadual uji kompetensi profesi perbankan yang diselenggarakan oleh LSP Perbankan telah dibuat sampai akhir tahun 2012. Jadual uji dimaksud dapat dilihat di website LSP Perbankan, dengan alamat: lspperbankan.org

2.

Informasi mengenai persyaratan pendaftaran, dokumen yang diperlukan dan biaya diuji dapat diperoleh dari mana

Informasi dimaksud dapat dilihat di website LSP Perbankan, dengan alamat: lspperbankan.org

3.

Formulir pendaftaran dan dokumen mandatory apa saja yang harus diserahkan

Formulir pendaftaran yang harus diisi & ditandatangani oleh asesi / peserta uji adalah formulir APL-01 dan APL-02. Dokumen mandatory yang harus diserahkan sesuai daftar pada APL-01 halaman 2.
Formulir dimaksud dapat di download dari website LSP Perbankan, dengan alamat: lspperbankan.org

4.

Dokumen apa saja yang dimaksud dengan hasil kerja dalam dokumen mandatory

Hasil kerja adalah bukti / paper hasil kerja yang merupakan produk / output pengalaman atau kontribusi kerja dari asesi / peserta uji yang relevan dengan kompetensi yang akan diujikan, misalnya: Laporan Keuangan, Laporan Hasil Audit, Laporan Tingkat Kesehatan Bank, Notulen Rapat,dll.

5.

Bagaimana cara pengisian formulir APL-01 dan APL-02

  • APL – 01
  • Halaman 1:

Isi data pribadi, pendidikan, pekerjaan sekarang dan data permohonan sertifikasi serta tanda tangan pada kolom yg tersedia

  • Halaman 2:

Isi dokumen mandatory dan dokumen non mandatory dan tulis nama & tanda tangan/tgl pada kolom asesi

  • APL – 02:
  • Isi nama peserta, tgl / waktu dan tempat
  • Isi kolom penilaian K (kompeten) atau BK (belum kompeten)
  • Isi kolom bukti pendukung yg relevan sesuai bukti pendukung yg diisi dalam APL-01 bagian 3)
  • Tulis nama/tgl/tandatangan pada kolom peserta

Notes:
Untuk memenuhi persyaratan uji, isi pada kolom penilaian semuanya hrs diisi K (tdk boleh ada yg BK)

6.

Kapan batas waktu akhir pendaftaran, penerimaan dokumen, penundaan / pembatalan peserta uji

Batas waktu pendaftaran adalah H – 10 (hari kerja), penerimaan dokumen H – 7 (hari kerja) dan penundaan / pembatalan H – 6 (hari kerja)
Dalam hal pendaftaran dan penerimaan dokumen melewati batas waktu, maka peserta uji didaftarkan pada jadual berikutnya dan atas penundaan / pembatalan yang melewati batas waktu, tidak akan dilayani.

7.

Acuan apa dalam menentukan sertifikasi wajib bagi pejabat Bank dan bagaimana dalam menentukan level / tingkat uji kompetensi Bid Manajemen Risiko.

Acuannya adalah PBI No.11/19/PBI/2009 tanggal 4 Juni 2009 tentang Sertifikasi Manajemen Risiko.
Sesuai PBI dimaksud, pejabat Bank yg wajib memiliki sertifikat adalah:

  • Bank dg asset < rp. 1 triliun
  • Core Risk Taking Unit:
  • Lev 3 – Dirut / Dir
  • Lev 2 – 1 dibawah Dir / Kom Independence
  • Lev 1 - 2 dibawah Dir / Komisaris
  • Supporting Risk Taking Unit
  • Lev 2 – Dir
  • Bank dg asset  rp. 1 - 10 triliun
  • Core Risk Taking Unit:
  • Lev 4 - Dirut / Dir
  • Lev 3 – 1 dibawah Dir
  • Lev 2 – 2 dibawah Dir / Kom Independence
  • Lev 1 - 3 dibawah Dir / Komisaris
  • Supporting Risk Taking Unit
  • Lev 3 – Dir
  • Bank dg asset > rp. 10 triliun
  • Core Risk Taking Unit:
  • Lev 5 - Dirut / Dir
  • Lev 4 – 1 dibawah Dir
  • Lev 3 – 2 dibawah Dir
  • Lev 2 - 3 dibawah Dir  / Kom Independence
  • Lev 1 - 4 dibawah Dir / Komisaris
  • Supporting Risk Taking Unit
  • Lev 4 – Dir
  • Lev 1 - 1 dibawah Dir

8.

Dalam uji kompetensi Bid Manajemen Risiko untuk Level Komisaris (1-2) apa hrs dilakukan kelas khusus untuk Komisaris atau bisa dilakukan kelas umum (gabung dg lev 1-2 yg lain)

Uji kompetensi untuk Bidang Manajemen Risiko level Komisaris dapat dilaksanakan dalam kelas khusus Komisaris dengan matode uji secara wawancara atau dalam kelas umum dengan metode uji secara tertulis (pilihan ganda)

9.

Apa yang dimaksud fast track uji kompetensi Bid Manajemen Risiko

Fast track adalah kesempatan satu kali yang diberikan kepada peserta uji untuk level 4 dan 5 yg bisa langsung mengikuti uji kompetensi Bid Manajemen Risiko pada level 4 atau 5, tanpa terlebih dulu harus lulus untuk seluruh tingkat dibawahnya.

10.

Siapa dan apa syaratnya peserta uji yang berhak mengikuti uji kompetensi Bid Manajemen Risiko secara fast track

Yang berhak mengikuti adalah peserta uji untuk level 4 dan 5, belum pernah mengikuti uji kompetensi Bid Manajemen Risiko secara fast track dan dikuatkan dengan menandatangani surat pernyataan bahwa belum pernah mengikuti uji kompetensi Bid Manajemen Risiko secara fast track

11.

Apakah atas dasar hasil rekomendasi dari asesor sudah dapat digunakan oleh asesi untuk mengikuti uji kompetensi level berikutnya

Belum bisa, karena rekomendasi asesor belum final karena masih harus diputuskan oleh Komite Sertifikasi. Komite Sertifikasi dalam memutuskan akan mengumpulkan informasi, khususnya mengenai pelaksanaan tata tertib uji kompetensi telah dilaksanakan sebagai dasar pertimbangan dalam memutuskan rekomendasi yang diajukan oleh asesor

III.

TENTANG PELAKSANAAN UJI:

 

1.

Apa yang perlu asesi lakukan di tempat pelaksanaan uji

Registrasi di konter yang telah LSPP siapkan dengan memperlihatkan identitas diri.

2.

Jam berapa pelaksanaan uji dilaksanakan

Jam registrasi 08.00-09.00, jam ujian 09.15-10.45

3.

Apa saja yang perlu asesi siapkan di tempat pelaksanaan uji

Kartu Identitas diri (ktp,sim,kartu pegawai,passport,dll)

4.

Apakah Asesi perlu membawa alat tulis

Tidak, LSPP telah menyediakan alat tulis

IV.

TENTANG HASIL UJI:

 

1.

Berapa lama hasil uji diumumkan oleh LSPP

10 hari kerja setelah pelaksanaan uji

2.

Apakah asesi bisa mendapatkan hasil secara langsung kepada LSPP dan dengan siapa serta bagaimana caranya

Belum bisa, Hasil uji akan disampaikan kepada pejabat yang berwenang dalam pelaksanaan uji pada instansi asesi bersangkutan

3.

Dari media mana hasil uji dapat diperoleh oleh asesi

Pejabat yang berwenang dalam pelaksanaan uji pada instansi asesi bersangkutan

V.

TENTANG SERTIFIKAT KOMPETENSI:

 

1.

Berapa lama asesi yang dinyatakan lulus mendapatkan sertifikat

20 hari kerja setelah pengumuman hasil uji

2.

Apakah sertifikat langsung dapat diterima oleh asesi

Sertifikat akan dikirimkan langsung oleh LSP Perbankan kepada unit kerja peserta uji, yang selanjutnya penyerahannya kepada peserta uji diserahkan kepada unit kerja masing-masing peserta uji.

VI.

TENTANG PEMELIHARAAN / SURVIELANCE:

 

1.

Apakah LSP Perbankan dapat melakukan survielance

LSP Perbankan wajib melakukan pemeliharaan / surveillance secara periodic, seseuai ketentuan yang berlaku.

2.

Pedoman apa yg digunakan oleh LSP Perbankan untuk melakukan pemeliharaan / survielance

Pedoman yang dipakai adalah Pedoman BNSP dan Peraturan Bank Indonesia

VII.

TENTANG PEMBEKALAN / PELATIHAN:

 

1.

Apakah LSP Perbankan dapat memberikan pembekalan / pelatihan kepada peserta uji

LSP Perbankan tidak dibenarkan memberikan pembekalan / pelatihan kepada peserta uji untuk menjaga independence dalam melakukan sertifikasi

2.

Apakah LSP Perbankan dapat memberikan informasi mengenai training provider

LSP Perbankan dapat memberikan informasi training provider yang dapat dilihat dalam website LSP Perbankan, dengan alamat: lspperbankan.org

  • Regulator Bank IndonesiaBNSP
  • Asosiasi Industri Perbanas
  • Asosiasi Profesi Ikatan Bankir Indonesia
  • Part of IBI CWMAIAIBBank Asociation for Risk ManagementACI Indonesia